<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://lalansupiani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lalansupiani.wordpress.com</link>
	<description>Lan's web blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Sep 2008 01:47:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lalansupiani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://lalansupiani.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lalansupiani.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lalansupiani.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>EKONOMI</title>
		<link>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/17/ekonomi/</link>
		<comments>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/17/ekonomi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 07:08:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lalansupiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lalansupiani.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Haruskah pemerintah memberhentikan merokok di Indonesia ? dan bagaimana dampaknya bagi rakyat ? banyak orang bertanggapan bahwa merokok adalah membahayakan bagi masyarakat dan lingkungannya. tetapi banyak pula orang yang menyumbang income pada pemerintah akibat dengan merokok. Sementara ada sebagian pihak yang mengharamkan merokok padahal merokok itukan makruh, artinya belum sampai pada tahap haram, meninggalkannya dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=38&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Haruskah pemerintah memberhentikan merokok di Indonesia ? dan bagaimana dampaknya bagi rakyat ?</p>
<p>banyak orang bertanggapan bahwa merokok adalah membahayakan bagi masyarakat dan lingkungannya. tetapi banyak  pula orang  yang menyumbang income pada pemerintah akibat dengan merokok. Sementara ada sebagian pihak yang mengharamkan merokok padahal merokok itukan makruh, artinya belum sampai pada tahap haram, meninggalkannya dapat pahala dan melakukann ya tak apa- apa, bahkan sampai sampai mengajukan pada MUI untuk mengeluarkan Fatwa tentang Haramnya merokok dan pemerintah harus turun tangan melarang merokok, artinya pemerintah harus menyetop pabrik rokok itu. hal ini menurut saya sesuatu hal yang berlebihan. mungkin bisa haram bagi orang yang nggak suka merokok tetapi bagi orang yang suka merokok tidaklah haram tetapi baru sampai pada tahap makruh.<span id="more-38"></span></p>
<p>Oleh karenanya marilah kita saling harga menghargai yang tidak suka merokok jangan mendekat dari yang suka merokok harus tahu diri jangan merokok disembarang tempat.</p>
<p>Tak terbayang, betapa ruginya pemerintah kalau panbrik rokok distop dan semakin bayak bahkan ribuan orang yang akan menjadi pengangguran bahkan jutaan , akibat distopnya aktivitas pabrik rokok. tolonglah di camkan hal ini baik- baik</p>
<p>yang harus kita pikirkan bagaimana caranya supaya rakyat Indonesia sejahtera jauh dari kemiskinan, sementara harga – harga bahan pokok semakin melonjak. Pemerintah mencanangkan untuk memasyarakatkan bahan bakar Gas dan menghilangkan bahan bakar minyak tanah. menurut saya itu suatu penindasann terhadap rakyat kecil, katanya harga bahan bakar gas murah dan mudah didapat dimana – mana, tetapi kenyataannya, harga Gas semakin mahal disamping itu semakin langka untuk didapatkannya. Sementara minyak tanah semakin kesini semakin mahal dan semakin langka pula sampa I – sampai rakyat harus anti untuk mendapatkan minyak tanah. mau dibagaimanakan rakyat ini? akankah dibunuh secara perlahan – lahan ? terutama bagi wakil – wakil rakyat. Anda sekasrang enak duduk dikursi, gaji besar, dengan besar pula, bahkan mobilpun diberi tetapi ingat anda dipilih oleh rakyat anda menari diatas penderitaan rakyat. Tolong pikirkan rakyat bagaimana supaya sejahtera, jangan sampai yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin akibat harga – harga yang semakin melambung.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lalansupiani.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lalansupiani.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lalansupiani.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lalansupiani.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=38&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/17/ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb2c39d6d365cb4cdd61ab7af11fb69e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lalansupiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENYAMBUT BULAN RAMADHAN</title>
		<link>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/menyambut-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/menyambut-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:26:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lalansupiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lalansupiani.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[MENYAMBUT BULAN RAMADHAN Selamat datang bulan Ramadhan yaitu bulan segala penghulu bulan. Kami sambut engkau dengan segala kegembiraan, lantaran engkau membawa keberkatan. Telah engkau bukanya segala pintu sorga, telah engkau tutupnya segala pintu neraka, dan telah engkau belenggunya pula syaitan- syaitan. Pada bulan ini, umat islam diseluruh dunia dan khususnya di Indonesia merasa bergembira karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=27&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-size:medium;"><strong>MENYAMBUT BULAN RAMADHAN</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:left;">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Selamat datang bulan Ramadhan yaitu bulan segala penghulu bulan. Kami sambut engkau dengan segala kegembiraan, lantaran engkau membawa keberkatan. Telah engkau bukanya segala pintu sorga, telah engkau tutupnya segala pintu neraka, dan telah engkau belenggunya pula syaitan- syaitan.<span id="more-27"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Pada bulan ini, umat islam diseluruh dunia dan khususnya di Indonesia merasa bergembira karena kita dapat bertemu kembali dengan bulan ramadhan yang sangat kita cintai, bulan yang penuh keberkatan dan ampunan, bulan dimana diturunkannya kitab suci Al Qur’an dan Lailatul Qodar, malam indah yang lebih indah daripada seribu bulan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sehubungan dengan perintah ibadah puasa Ramadhan ini, Allah telah berfirman di dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 183 yang artinya : <em><strong>“ Hai orang- orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “</strong></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Setiap orang yang mengaku dirinya sebagai orang Islam dan dalam keadaan mukalaf, wajib berpuasa pada bulan Ramadhan ini, kecuali bagi mereka yang sedang sakit atau bepergian diberikan keringanan untuk tidak berpuasa, tetapi berkewajiban menggantinya pada hari yang lain. Dan bagi mereka yang memang tidak mampu berpuasa karena sakit lama yang sukar disembuhkannya, jompo, hamil dan menyusui boleh tidak berpuasa tetapi wajib membayar fidyah, dengan memberi makan orang miskin setiap harinya satu mud, atau lebih kurang setengah liter beras.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Dalam menyambut kehadiran bulan Ramadhan yang agung ini, maka setiap pribadi muslim mempersiapkan dirinya dalam segi:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mengintrospeksi diri, merenungkan dan mengingat-ingat atas segala amal perbuatan yang pernah dilakukan sejak bulan syawal tahun lalu. Amal baik apa yang pernah dilakukan dan kesalahan apa pula yang pernah diperbuat.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Menanamkan kesadaran dalam dirinya atas panggilan Allah. Sebagaimana yang tercantum dalam surat Al Baqarah ayat 183 yang menyatakan bahwa ibadah puasa itu diwajibkan kepada setiap orang yang beriman.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Membersihkan jasmaniyah dari segala macam kotoran dan najis sehingga memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan suci dan bersih.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mempersiapkan kekuatan mental dan fisik untuk melakukan ibadah puasa dengan penuh iman dan tanggung jawab sehingga puasa yang dilakukan itu tidak sia-sia, bahkan bisa memetik buahnya, menimba fadilahnya, dan merasakan manfaatnya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Meningkatkan tekad dan keinginan untuk melipatgandakan amal kebaikan dan ibadah kepada Allah dengan melakukan shalat tarawih, tadarus, I’tikaf, sedekah dan lain-lainnya serta berbuat dan memohon ampun kepadanya atas segala kesalahan pada waktu lampau.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memanjatkan do’a ke hadirat Allah agar dirinya termasuk orang yang memperoleh magfirah, rahmat dan berkahnya yang akan dicucurkan pada bulan Ramadhan.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;text-indent:.25in;" align="justify">Untuk mendorong agar setiap muslim melakukan ibadah puasa dengan sungguh -</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">sungguh, antara lain Nabi bersabda yang artinya : “ <em><strong>Barang siapa yang melakukan ibadah puasa dengan iman dan tanggung jawab, maka akan diampuni segala dosanya pada masa lalu” dan juga “ diamnya orang yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, do’anya orang yang berpuasa adalah mustajab dan amalnya orang yang berpuasa adalah dilipatgandakan”. </strong></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lalansupiani.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lalansupiani.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lalansupiani.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lalansupiani.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=27&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/menyambut-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb2c39d6d365cb4cdd61ab7af11fb69e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lalansupiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERAN SEORANG WANITA DI INDONESIA</title>
		<link>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/peran-seorang-wanita-di-indonesia-2/</link>
		<comments>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/peran-seorang-wanita-di-indonesia-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:23:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lalansupiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lalansupiani.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[PERAN SEORANG WANITA DI INDONESIA Sejak dahulu tugas seorang ibu di Negara kita adalah mengurus rumah tangga dan membesarkan anak-anaknya. Ibu tidak dibebani oleh berbagai pekerjaan diluar rumah yang sifatnya berkaitan dengan menghidupi keluarga, mengurus urusan kemasyarakatan dan sebagainya. Urusan mencari nafkah dan urusan lainnya diluar rumah adalah kewajiban seorang Bapak atau kepala keluarga. Sebagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=24&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lalansupiani.files.wordpress.com/2008/09/rotation-of-f0t0120.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-30" title="rotation-of-f0t0120" src="http://lalansupiani.files.wordpress.com/2008/09/rotation-of-f0t0120.jpg?w=390" alt=""   /></a></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-size:medium;"><strong>PERAN SEORANG WANITA DI INDONESIA</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:left;">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sejak dahulu tugas seorang ibu di Negara kita adalah mengurus rumah tangga dan membesarkan anak-anaknya. Ibu tidak dibebani oleh berbagai pekerjaan diluar rumah yang sifatnya berkaitan dengan menghidupi keluarga, mengurus urusan kemasyarakatan dan sebagainya. Urusan mencari nafkah dan urusan lainnya diluar rumah adalah kewajiban seorang Bapak atau kepala keluarga.<span id="more-24"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sebagian masyarakat kita sampai sekarangpun masih ingin mempertahankan kedudukan kaum ibu hanya sebagai ibu rumah tangga. Dengan berbagai argument mereka tidak setuju kaum wanita bekerja diluar rumah untuk turut mencari nafkah. Menurut pandangan mereka mencari nafkah cukuplah kaum peria saja, dan kaum wanita tinggal di rumah mengasuh anak dan mengurus rumah tangga. Cukup tidaknya biaya hidup adalah kewajiban Bapak mencarinya dan kewajiban ibu mengaturnya supaya tidak kurang.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tetapi pro dan kontra tentang peranan kaum wanita sudah lama berlangsung. Banyak pula yang menghendaki supaya ibupun berperan ganda. Disamping sebagai pengasuh anak, ibu turut bertanggung jawab terhadap perekonomian keluarga. Wanita supaya bisa mandiri, tidak terlalu bergantung kepada kaum Bapak. Potensi wanita memang memungkinkan bisa dimanfaatkan untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan yang lebih luas, berpartisipasi membangun Negara dan bangsa.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tuntutan terhadap perubahan peran kaum ibu bukan saja datang dari kaum pria yang ingin dibantu, malahan tuntutan itu berawal dari kaum ibu sendiri, yaitu ingin mendapatkan persamaan derajat yang lebih dikenal dengan istilah emansipasi. Kaum wanita melalui pelopornya seperti R. A. Kartini, Raden Dewi Sartika dan lain-lain, merupakan pejuang emansipasi yang gigih. Sebenarnya perjuangan kaum wanita Indonesia untuk persamaan hak dengan kaum pria sudah berlangsung lama sebelum proklamasi kemerdekaan. Kita mengenal para pahlawan nasional yang sudah berjuang bersama-sama kaum pria dalam menentang penjajah seperti ; Tjut Nya Dien di Aceh, Cristina Tiahohu di Maluku dan masih banyak lagi yang lainnya. Mereka itu merupakan pejuang persamaan hak yang tercatat dalam sejarah bukan saja di Indonesia, tetapi di akui dunia.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Akibat pergeseran tugas kaum wanita, maka pekerjaan wanita sebagai ibu rumah tangga banyak yang terpaksa harus digantikan oleh orang lain, misalnya pembantu. Padahal sebetulnya ada beberapa pekerjaan , umpamanya mengurus anak, tidak mudah digantikan orang lain. Kasih saying seorang pembantu tentu tidak mungkin sama dengan kasih saying ibu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Untuk itu seorang ibu yang terpaksa bekerja diluar rumah dituntut agar pandai mengatur waktu dan membina hubungan dengan anak-anak dan suami. Keterampilan ibu memanfaatkan waktu dan kemampuannya membina hubungan ini akan tampak dari lancarnya karir dan mulusnya urusan rumah tangga. Karena bagaimanapun seorang wanita tidak boleh meninggalkan kodratnya sebagai seorang ibu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">It’s taken from Bhinneka Karya Winarya No. 109</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lalansupiani.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lalansupiani.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lalansupiani.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lalansupiani.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=24&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/peran-seorang-wanita-di-indonesia-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb2c39d6d365cb4cdd61ab7af11fb69e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lalansupiani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lalansupiani.files.wordpress.com/2008/09/rotation-of-f0t0120.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rotation-of-f0t0120</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERLUNYA PERHATIAN EKSTRA KERAS DARI LEMBAGA SEKOLAH DALAM USAHA YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MENYUKSESKAN PROGRAM WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN</title>
		<link>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/peranan-guru-sebagai-direktur-belajar/</link>
		<comments>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/peranan-guru-sebagai-direktur-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lalansupiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lalansupiani.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[PERLUNYA PERHATIAN EKSTRA KERAS DARI LEMBAGA SEKOLAH DALAM USAHA YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MENYUKSESKAN PROGRAM WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN Lembaga sekolah sebagai transformasi tempat penyelenggaraan proses mengajar yang didalamnya sudah dilengkapi dengan kurikulum, guru, sumber, sarana dan prasarana dituntut berperan lebih besar dalam upaya menyukseskan wajib belajar sembilan tahun tersebut. Tetapi harus ditemukan dahulu hambatan-hambatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=14&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>PERLUNYA PERHATIAN EKSTRA KERAS DARI LEMBAGA SEKOLAH DALAM USAHA YANG </strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>DAPAT DILAKUKAN UNTUK MENYUKSESKAN PROGRAM WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Lembaga sekolah sebagai transformasi tempat penyelenggaraan proses mengajar yang didalamnya sudah dilengkapi dengan kurikulum, guru, sumber, sarana dan prasarana dituntut berperan lebih besar dalam upaya menyukseskan wajib belajar sembilan tahun tersebut. Tetapi harus ditemukan dahulu hambatan-hambatan terhadap lajunya program tersebut, selanjutnya setelah ditemukan hambatan-hambatan dalam program wajib belajar sembilan tahun, maka perlu adanya tindakan-tindakan untuk mencari jalan keluar yang tepat guna dan berhasil guna.<span id="more-14"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Dibawah ini ada beberapa pendekatan yang dapat ditempuh oleh lembaga-lembaga sekolah terutama guru-guru yang mungkin dapat membantu menyukseskan program tersebut, diantaranya :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memperkenalkan program wajib belajar sembilan tahun kepada murid dan orang tua dengan jelas sehingga mereka mengerti maksud dan tujuannya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memperkenalkan jalur pendidikan formal sejak TK sampai perguruan tinggi, termasuk perbedaan dan penggolongan sekolah dasar, sekolah menengah, sekolah menengah umum dan kejuruan, perbedaan akademi, institute, dan universitas.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memperkenalkan tujuan tiap-tiap jenjang pendidikan dengan sederhana tapi jelas.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memperkenalkan pendidikan seumur hidup ( long life education ) kepada murid-murid dengan maksud dan tujuannya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Perlu adanya kekompakan dan persamaan persepsi antara semua personal sekolah dalam memberikan arahan kepada murid dan dilakukan secara terus menerus.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Mengusahakan agar semua murid bergairah dalam belajar dengan jalan mengajar yang tepat yang disajikan dengan segar sehingga terhindar dari anak-anak yang mendapat kesulitan dalam belajar, lebih-lebih anak-anak yang membenci pelajaran dan gurunya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang kemungkinan besar tidak melanjutkan sekolah dengan jalan memberikan rangsangan ( stimulus ) dan semangat ( motivasi ) serta mengadakan pendekatan kepada orang tuanya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Memberikan jalan keluar kepada anak-anak yang setelah melalui berbagai macam cara tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke sekolah formal. Mereka dapat diarahkan ke pesantren-pesantren , mengikuti kursus-kursus keterampilan dan lain sebagainya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tidak terlalu membebankan pembiyayaan kepada anak-anak yang perekonomian orang tuanya di bawah standar, terutama dalam pembayaran sumbangan pembiyayan pendidikan ( SPP ) apalagi sekarang sudah disumbang oleh pemerintah yang disebut dana BOS ( bantuan operasi Sekolah ).</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-size:medium;"><strong>LOYAL KEPADA ATASAN DALAM ETIKA BAWAHAN TERHADAP ATASAN SECARA LANGSUNG</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Kepatuhan bawahan pada perintah atasan dan kesetiaannya pada garis kebijaksanaan atasannya akan mempunyai nilai tersendiri dimata atasannya itu. Karena boleh dikatakan bahwa sikap loyal pada atasan merupakan etik para bawahan. Bawahan yang kesetiaannya sudah tidak diragukan lagi oleh atasan, maka ia akan mendapatkan kepercayaan yang tidak setengah-setengah lagih dari atasannya. Dengan demikian, sikap loyal yang dilakukan bawahan bukan saja hanya sekedar untuk menyenangkan hati atasannya, melainkan juga untuk mendapatkan kepercayaan dari atasannya itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Bila kepercayaan dari atasannya sudah didapat, maka tidak sukar lagi untuk minta restu tentang apapun dari atasannya, termasuk restu untuk kenaikan pangkat, tingkat, ataupun jabatan dalam arti yang positif. Bahkan atasan yang sudah menaruh kepercayaan pada bawahan, maka tanpa dimintapun ia akan memperhatikan keadaan dan apa yang diinginkan bawahannya itu. Seringkali atasan sudah membuat keputusan yang terbaik bagi bawahannya tanpa sepengetahuan bawahannya itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Hanya saja perlu sikap bijak dari seorang bawahan dalam hal loyal kepada atasan, karena kadang kala perintah atasan dan garis kebijaksanaannya bertentangan dengan hati nurani bawahan yang menjungjung tinggi nilai kebenaran dan keadilan. Seorang atasan yang juga manusia biasa, tidak akan luput dari kekurangan dan kesalahan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Untuk hal yang cukup memalukannya saja sebagai suatu keterbatasan manusia umumnya. Demikian juga untuk hal yang kurang adil bagi diri bawahannya sebagai perorangan, maka bawahan tersebut harus berusaha untuk tetap bersabar, baik dengan usaha maupun dengan tanpa usaha yang hati-hati untuk mengingatkan atasannya sehingga ada perubahan yang lebih baik.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Adapun untuk kesalahan yang dilakukan atasan karena hilaf maka diingatkan saja pun oleh bawahan, atasan akan menghentikan kesalahannya itu. Sedangkan untuk penyelewengan yang sengaja dilakukan atasan, maka bawahan harus berusaha mengingatkannya. Sangat tidak dibenarkan bila bawahan justru ikut bersama-sama melakukan penyelewengan itu. Bila atasan tidak bisa diingatkan, bahkan mengajak baik dengan paksa maupun tidak maka bawahan harus dapat menolaknya dengan cara halus yang tidak menyinggung perasaan atasan. Ini jalan baik bagi dirinya.</p>
<p style="margin-bottom:0;margin-left:.25in;" align="justify">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lalansupiani.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lalansupiani.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lalansupiani.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lalansupiani.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=14&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/13/peranan-guru-sebagai-direktur-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb2c39d6d365cb4cdd61ab7af11fb69e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lalansupiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>POLITIK</title>
		<link>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/11/politik/</link>
		<comments>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/11/politik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 09:44:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lalansupiani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lalansupiani.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Akhir – akhir ini para politikus mulai gencar memasang iklan dan brosur baik lewat media elektronik ataupun media massa yang lainnya, mulai untuk menawarkan diri memperkenalkan pada rakyat agar dipilih lagi pada pemilu yang akan dating. Mereka sekeluarga tak sadar apa yang telah mereka persembahkan untuk rakyat. Rakyat yang semakin kian semakin menderita akibat ulah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=6&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir – akhir ini para politikus mulai gencar memasang iklan dan brosur baik lewat media elektronik ataupun media massa yang lainnya, mulai untuk menawarkan diri memperkenalkan pada rakyat agar dipilih lagi pada pemilu yang akan dating.</p>
<p>Mereka sekeluarga tak sadar apa yang telah mereka persembahkan untuk rakyat. Rakyat yang semakin kian semakin menderita akibat ulah mereka yang telah merampas hak – hak rakyat, korupsi yang merajarela, bukan hanya pada tingkat pimpinan pusat dan daerah, bahkan sampai pada wakil rakyat.<br />
Mereka sebenarnya tidak sadar siapa mereka sebenarnya, mereka hanyalah memegang kepada amanah rakyat tetapi justru mereka sendirilah yang melanggarnya.<span id="more-6"></span></p>
<p>Setelah terpilih, dengan semangat dan tekad yang mengebu – ngebu untuk memberantas korupsi dan nepotisme, tetapi setelah terpilih menjadi wakil rakyat, apa yang terjadi? bahkan mereka sendirilah yang justru melanggar apa yang mereka katakan sebelumnya. Mereka tidak lain hanyalah orang – orang yang munafik.</p>
<p>Oleh karena itu saya menghimbau kepada para calon pemilih agar bena &#8211; benar untuk menentukan pilihannya jangan sampai salah pilih lagi, jangan terayu dengan manisnya bujuk rayu, manisnya bibir para pembohong. Sebelum terpilih mereka memang dekat dengan rakyat bahkan mendatangi daerah yang kurang mampu, rakyat yang kelaparan, kesusuhan, tapi setelah terpilih mereka kebanyakan tidak menghiraukannya, justru mereka melupakannya yang penting mereka sejahtera dan kaya nggak mau tahu tentang keadaan rakyat yang semakin kian semakin menderita</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lalansupiani.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lalansupiani.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lalansupiani.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lalansupiani.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lalansupiani.wordpress.com&amp;blog=4204948&amp;post=6&amp;subd=lalansupiani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lalansupiani.wordpress.com/2008/09/11/politik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fb2c39d6d365cb4cdd61ab7af11fb69e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">lalansupiani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
